Pastikan Setiap Pengendara Aman Ditlantas Polda Sulbar Siaga Penuh di Jam Padat Mobilitas
Terassulbar.com, Mamuju – Guna menjamin keamanan, ketertiban dan keselamatan seluruh pengguna jalan, Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat secara masif menempatkan personelnya secara maksimal di titik‑titik strategis.
Para petugas Polantas difokuskan khusus pada jam‑jam rawan kepadatan arus lalu lintas, agar perjalanan masyarakat tetap nyaman dan terhindar dari risiko kecelakaan maupun kemacetan berkepanjangan.
Pada sore hari ini, Senin (6/7/26), puluhan personel Ditlantas Polda Sulbar tampak sigap dan aktif bergerak di sejumlah ruas jalan utama di Mamuju. Selain mengatur kelancaran arus kendaraan dari arah masuk maupun keluar kota, mereka juga melakukan pemantauan ketat terhadap perilaku pengendara, sekaligus membuka ruang pelayanan cepat bagi warga yang membutuhkan bantuan di jalan raya.
Kegiatan pengaturan dan pengamanan kali ini difokuskan di tiga titik yang setiap harinya selalu menjadi pusat kepadatan aktivitas masyarakat, yaitu Simpang 3 PSC, Pertigaan Jalan Nelayan jalur arteri, serta Simpang 3 Taman Karema.
Ketiga lokasi ini dipilih karena merupakan persimpangan padat jika tidak diawasi dan diatur dengan baik akan berpotensi menimbulkan kemacetan panjang hingga rawan terjadinya pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas.
Ipda Awaluddin yang memimpin kegiatan tersebut, menyebutkan bahwa penempatan personel pada jam sibuk sore hari merupakan langkah rutin yang terus dipertahankan dan ditingkatkan kualitasnya.
“Kita sengaja turun maksimal di jam‑jam di mana pergerakan kendaraan sedang sangat tinggi, yaitu saat jam pulang kerja, jam sekolah usai, maupun saat warga beraktivitas keluar rumah. Tujuan utamanya untuk memastikan setiap orang yang melintas di jalan raya wilayah Sulbar bisa sampai ke tujuan dengan selamat, aman dan tertib. Kehadiran kita di tengah masyarakat bukan hanya sebagai pengatur lalu lintas semata, melainkan juga wujud pelayanan nyata kepolisian yang selalu ada saat dibutuhkan,” jelas Ipda Awaluddin di lokasi pengamanan.
Lebih lanjut ia menambahkan, selain melancarkan arus kendaraan, personel di lapangan juga sekaligus menyampaikan himbauan singkat namun berkesan kepada para pengendara. Mulai dari kewajiban menggunakan kelengkapan keselamatan berkendara, mematuhi rambu lalu lintas, hingga menghindari kebiasaan berbahaya seperti melawan arus, mengemudi dalam keadaan lelah atau di bawah pengaruh alkohol, serta tidak memakai telepon genggam saat menyetir.
“Kita ingin kesadaran tertib berlalu lintas itu tumbuh dari kesadaran sendiri, bukan karena takut ditilang. Oleh sebab itu pendekatan yang kita utamakan adalah pelayanan dan edukasi yang humanis. Semoga dengan kehadiran kami di persimpangan‑persimpangan padat ini, rasa aman warga makin bertambah, dan angka pelanggaran maupun kecelakaan bisa terus kita tekan sekecil mungkin,” pungkasnya.
Pihak Ditlantas Polda Sulbar menegaskan, pengamanan dan pelayanan di jam‑jam padat mobilitas seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan dan bergilir di seluruh titik rawan yang ada di wilayah hukum Polda Sulawesi Barat. (**)

