Dua Rumah Rusak Berat Akibat Kebakaran di Polewali, BPBD Sulbar Lakukan Koordinasi Cepat
Terassulbar.com, Polman – Sesuai arahan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka agar seluruh jajaran penanggulangan bencana bergerak cepat, responsif, dan terkoordinasi dalam setiap kejadian bencana, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Provinsi Sulawesi Barat menerima laporan kejadian kebakaran dari BPBD Kabupaten Polewali Mandar (TRC-PB) melalui aplikasi WhatsApp pada Jumat (17/7/2026).
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah mengatakan bahwa setiap laporan yang masuk ke Pusdalops menjadi dasar untuk melakukan pemantauan, koordinasi, serta memastikan kebutuhan penanganan darurat dapat segera dipenuhi bersama pemerintah kabupaten dan seluruh unsur terkait.
Berdasarkan laporan sementara, kebakaran terjadi sekitar pukul 15.30 WITA di Lingkungan Gaspol, Kelurahan Polewali, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar. Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.
Peristiwa tersebut menghanguskan dua unit rumah dengan kategori rusak berat milik Dede dan Waris, serta menyebabkan dua unit rumah lainnya mengalami rusak ringan milik Ashad dan Abd. Hakim. Berkat kesigapan petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Polewali Mandar yang segera tiba di lokasi, kobaran api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke permukiman lainnya.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka, Tim Asesmen BPBD Polewali Mandar yang terdiri dari Andi Irpan, Makmur, dan Muslimin langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan serta berkoordinasi dengan aparat setempat. Berdasarkan hasil asesmen sementara, kebutuhan mendesak bagi warga terdampak meliputi terpal, tikar, dan makanan siap saji.
Muhammad Yasir Fattah menambahkan, BPBD Sulawesi Barat akan terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Polewali Mandar guna memastikan proses penanganan darurat berjalan dengan baik serta kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi.
“Sinergi antara BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Sosial, TNI, Polri, pemerintah setempat, dan masyarakat merupakan kunci dalam percepatan penanganan bencana. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah bergerak cepat di lapangan sehingga tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” tutupnya. (**)

