Disbudpar Usul Peningkatan Jalan Objek Wisata

Disbudpar Usul Peningkatan Jalan Objek Wisata

Kadisbudpar Majene Hj. Andi Beda Basharoe menyampaikan sambutan pada Forum OPD I, di Aula Kantor Disbudpar Majene.

________________________

Majene,Terassulbar.com – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Majene Hj Andi Beda Basharoe mengharapkan semua bidang di jajarannya dapat berinovasi guna melakukan kegiatan bersifat pembaharuan sesuai dengan visi misi roda pemerintahan saat ini.

“Di Disbudpar Majene terdapat 3 misi dan 4 tupoksi, yakni peningkatan perekonomian, peningkatan sarana dan prasarana berwawasan lingkungan, mewujudkan masyarakat Majene yang berbudaya dan kearifan lokal serta agamis,” jelas Andi Beda Basharoe, sebelum membuka Forum OPD I Penyusunan Renja Tahun Anggaran 2023, di Aula Kantor Disbudpar Majene, Rabu (09/03/2022).

Para staf Disbudpar Majene mengikuti Forum OPD I Tahun Anggaran 2023, di Aula Kantor Disbudpar Majene

_______________________

Dihadapan para stafnya, Andi Beda menuturkan, dari 3 misi dan 4 tupoksi itu, nantinya diimplementasikan dalam Renja Tahun Anggaran 2023. “Dalam Forum OPD I ini, tentu diharapkan, agar semua objek-objek wisata yang belum tersentuh, sekiranya dapat lebih ditingkatkan pengelolaannya khususnya sarana dan prasarana,” harapnya.

Andi Beda meminta, kepada Dinas Perumahan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Majene untuk bersama berakselerasi mengembangkan tempat-tempat wisata yang unggul yang ada di Majene.

“Untuk Dinas PUPR bisa masuk dalam perbaikan jalan ke tempat wisata, seperti jalan ke wisata Makam Raja-raja dan Hadat Banggae di Bukit Ondongan Kelurahan Pangaliali Kecamatan Banggae, yang saat ini sangat perlu perbaikan jalan,” pintanya.

Ia mengaku, wisata Makam Raja-raja dan Hadat Banggae di Bukit Ondongan sudah memberikan Pendapat Asli Daerah (PAD) sehingga sangat perlu mendapat perhatian terkait sarana dan prasarananya. “Karena keberhasilan suatu daerah sangat dipengaruhi akses jalan yang baik,” jelasnya.

Sementara lanjutnya, Kabupaten Majene telah lama sebagai Kota Pendidikan di Sulbar, sehingga Disdikpora Majene dapat berperang untuk mendorong dan mengedukasi para siswa siswi untuk berkunjung ke museum Mandar Majene karena sebagai salah satu wadah yang dimiliki adalah Museum.

“Museum Mandar Majene jika dievaluasi, rata-rata pengunjungnya dari luar Majene, sementara lokal kurang, sehingga perlu kerjasama Disdikpora Majene dengan harapan, setiap sekolah bisa berkunjung ke Museum yang dapat dijadikan muatan lokal,” harap Andi Beda Basharoe.

Ia juga mengharapkan, kepada setiap Kepala Bidang tetap serius mengikuti kegiatan Forum OPD dengan baik, karena semua program-program yang diajukan harus berpedoman pada visi misi Bupati Majene. “Ketika melenceng dari visi misi ini, maka otomatis sistem tidak akan terealisasi. Jadi ini juga merupakan evaluasi dari Forum OPD tahun sebelumnya,” pungkasnya.

Hadir dalam Forum OPD I Disbudpar Majene Kepala Dinas PUPR Majene Inindria, Sekretaris Bapeda Majene Hj. Syur Ariaty, Sekretaris Disbudpar Majene Muhammad Afiat, Kabid Sarpras Disdikpora Majene Sarmin serta jajaran Disbudpar Majene.(Adv)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.