Laboratorium Harus Miliki Pengelolaan

Laboratorium Harus Miliki Pengelolaan

Majene, Terassulbar.com – Laboratorium di Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) merupakan laboratorium terpadu yang terdiri dari laboratorium ilmu dasar hingga laboratorium ilmu terapan.

Sampai saat ini, Laboratorium Unsulbar telah aktif digunakan untuk melaksanakan kegiatan praktikum dan penelitian, baik para Mahasiswa peneliti maupun Dosen peneliti.

Dengan adanya peralatan dan ruang-ruang laboratorium yang sudah memadai, Gedung Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium memberikan banyak manfaat dalam memfasilitasi berbagai kegiatan peningkatan kompetensi keterampilan laboratorium mahasiswa dan memfasilitasi dosen melaksanakan tugasnya dalam pelaksanaan Tri Dharma Pendidikan, yaitu pengajaran dan pendidikan, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat.

Pada tanggal 29 Desember 2021, UPT Laboratorium Terpadu Unsulbar telah melaksanakan Pelatihan Penguatan Manajemen pengelolaan laboratorium menuju laboratorium yang terstandarisasi, yaitu Pelatihan Manajemen Laboratorium.

Hal ini, dipaparkan Ketua Panitia kegiatan pelatihan Mufti Hatur Rahmah juga Kepala Laboratorium Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang mengelola Laboratorium Biologi, Fisika, Kimia, Mikrobiologi, Genetika Molekuler dan laboratorium Microteaching juga adalah dosen Program Studi Pendidikan Biologi.

“Bangunan fisik laboratorium tidak dapat hidup tanpa ada manajemen laboratoium yang menjadi rohnya, dan kompetensi laboratorium dalam mencapai standar laboratorium bukanlah hal yang mudah, tapi diperlukan manajemen mutu laboratoium yang mencakup didalamnya segala proses yang terjadi di laboratorium,” ungkap Mufti, Kamis (30/12/2021).

Dalam kesempatan ini, Rektor Unsulbar Dr. Ir. H. Akhsan Djalaluddin mengatakan, bahwa penggunaan laboratorium baik dalam kegiatan praktek maupun penelitian dilingkup Unsulbar. “Di UPT Laboratorium Terpadu Unsulbar harus memiliki sistem pengelolaan yang baik,” singkatnya.

Sementara, Kepala UPT Laboratoium Terpadu Unsulbar, Sari Rahayu Rahman menuturkan, pelatihan ini merupakan bekal UPT Laboratorium Terpadu Unsulbar dalam memperluas kebermanfaatannya ke depan.

“Pada pelatihan ini dipaparkan materi tentang pemahaman standarisasi laboratorium berbasis ISO 17025 untuk laboratorium pendidikan dan peneglolaan manajemen laboratorium yang baik dari pemateri Tri Joko Raharjo,” ujar Sari Rahayu.

Tenaga Laboratorium Unsulbar lanjutnya, perlu memahami ISO 17025 untuk laboratorium pendidikan, hal ini merupakan pengetahuan penting yang harus dimiliki dalam mengembangkan sistem mutu, administrasi dan teknis dalam melakukan kegiatannya di laboratorium.

“Hal ini menjadi persyaratan umum yang harus dipenuhi dalam suatu laboratorium apabila ingin diakui sebagai laboratorium yang kompeten dalam melakukan pengujian atau kalibrasi,” sebutnya.

Ia menjelaskan, pengetahuan terkait ISO 17025 yang didapatkan pada pelatihan, tentunya menjadi bekal laboratorium selingkup UPT Laboratorium Terpadu Unsulbar untuk mempersiapkan diri menjadi laboratorium kompeten yang secara konsisten mampu menghasilkan data hasil pengujian yang akurat dan teliti.(Rzh)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.