Pemdes Bonde Salurkan Bantuan Pelaku UKM dan Pertukangan

Pemdes Bonde Salurkan Bantuan Pelaku UKM dan Pertukangan

Majene, Terassulbar.com – Untuk mengembangkan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan meningkatkan ekonomi kerakyatan, Pemerintah Desa (Pemdes) Bonde Kecamatan Pamboang menyerahkan bantuan kepada pelaku UKM dan Pertukangan, di Gedung Olahraga Desa Bonde, Selasa (28/12/2021).

Sejumlah jenis bantuan itu, diserahkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Majene Andi Amriana Chaerani bersama Camat Pamboang Albar Mustar secara simbolis kepada puluhan pelaku UKM dan Pertukangan.

“Sejumlah jenis bantuan pelaku UKM dan pertukangan yang kita serahkan ini, bersumber dari Anggaran Dana Desa 2021, untuk mengembangkan usaha para pelaku UKM dan pertukangan,” terang Awaluddin Kades Bonde.

Dalam arahan Camat Pamboang Albar Mustar mengatakan, penyerahan sejumlah jenis bantuan peralatan ini merupakan wujud kepedulian Pemdes Bonde untuk mengembangkan UKM agar semakin maju.

“Jadi kita berharap, bantuan yang diperoleh agar betul-betul dimanfaatkan sebagaimana mestinya untuk meningkatkan ekonomi keluarga dan menaikkan skala usahanya,” harapnya.

Ia berpesan, agar bantuan yang didapatkan dapat dirawat dengan baik. “Saya juga berharap kepada Pemdes Bonde agar terus melakukan  pendampingan dan memonitoring keberlangsungan usaha bagi penerima manfaat bantuan,” harap Camat Pamboang.

Sementara, Kepala Dinas PMD Majene Andi Amriana Chaerani memberikan apresiasi kepada Pemdes Bonde dengan penyerahan sejumlah jenis bantuan kepada para pelaku UKM dan pertukangan.

“Apresiasi ini, karena Pemdes Bonde masih sempat memberikan bantuan kepada warganya meski ditengah Pandemi Covid-19, dimana ekonomi selama 2 tahun ini cukup kritis,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, dari 62 desa di Kabupaten Majene, hampir rata-rata di atas 60 persen anggaran Bantuan Langsung Tunai (BLT). “Saat ini, sudah ada surat edaran dari Kementerian Desa dan Keuangan, tentang batas penyaluran BLT, hanya saja surat edaran terlambat datang, sedangkan penyaluran BLT sudah tersalurkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam surat edaran Menteri, bahwa bagi Desa yang memiliki Anggaran Dana Desa (ADD) di atas Rp1,3 miliar hanya 30 persen untuk penyaluran BLT, sedangkan Rp800 juta keatas hanya 25 persen untuk penyaluran BLT dan Rp800 juta kebawah hanya 20 persen penyaluran BLT.

“Kenapa masih ada bantuan seperti ini meski ditengah Pandemi, karena Kepala Desa sayang sama warganya, makanya sayangi juga pak Desa, oke, BLT itu haknya masyarakat, tetapi ada aturannya begitu juga penerima BLT juga ada aturannya, seperti yang tidak layak terima ya tidak terima, yang layak terima, seperti orang jompo atau yang tidak mampu lagi bekerja,” cetusnya.

Kesempatan sama, Kepala Desa Bonde Awaluddin sedikit mengulas capaian beberapa program yang telah dilaksanakan selama ini, seperti program pemberdayaan ekonomi kerakyatan, pembangunan Gedung Olahraga, Bumdes serta beberapa program lainnya untuk masyarakat Desa Bonde.

“Untuk meningkatkan kemandirian ekonomi kerakyatan, selain penyerahan bantuan peralatan ini, kita sebagai Pemdes Bonde, juga secara intens melakukan pembinaan dan pendampingan kepada para pelaku UKM,” pungkasnya.

Diuraikan, sejumlah jenis bantuan, diantaranya, lemari es, lemari kaca, pemotong kayu, panci serta masih banyak jenis lainnya. “Penyerahan bantuan ini, untuk menumbuhkan, mengembangkan kemampuan para pelaku UKM dan pertukangan menjadi usaha yang tangguh dan mandiri,” bebernya.

Dikemukakan, untuk meraih harapan sebagai Kabupaten Majene yang mengedepankan ekonomi kerakyatan bukanlah sebuah pekerjaan yang sederhana, akan tetapi memerlukan perjuangan, kerja keras yang tentunya didukung prestasi setiap para pelaku UKM.

“Maksud dan tujuan penyaluran bantuan ini, untuk mewujudkan struktur perekonomian di Desa Bonde sebagai upaya pemerataan pendapatan, pertumbuhan ekonomi dan pengentasan rakyat dari kemiskinan,” pungkasnya.(Rzh)

 

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.