DWP Bukan Organisasi Timbul Tenggelam

DWP Bukan Organisasi Timbul Tenggelam

Majene, Terassulbar.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) merupakan organisasi yang besar dan matang, bukan organisasi timbul tenggelam, namun telah meletakkan pondasi pembangunan Bangsa hingga saat ini.

Ulasan ini, dituturkan Wakil Bupati Majene Arismunandar pada Dirgahayu ke-22 DWP, di Aula Boyang Assamalewuang Majene, Selasa (28/12/2021). “Kita berharap, melalui peringatan ini jangan hanya seremonial belaka, namun dijadikan momentum untuk memberi semangat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas ASN maupun masyarakat,” ulasnya.

Ia menyebut, DWP sebagai organisasi istri Aparatur Sipil Negara (ASN) diharapkan terus mendukung suami bekerja mengabdi kepada negara dan bangsa. “DWP menjadi pusat kesempurnaan suami karena tidak ada suami yang hebat tanpa didampingi dan peran seorang istri yang hebat. Saya minta ibu-ibu DWP tetap mendukung suaminya, dalam bekerja, dampingi suami, bina keluarga yang harmoni, bahagia dan sejahtera,” pesan Arismunandar.

Kesempatan sama, Ketua DPW Majene Sumiati Ardiansyah mengatakan, peringatan DWP 2021 mengangkat tema membangun ketahanan perempuan dan kesehatan mental dan bisnis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Hal ini, untuk memastikan program DWP senantiasa berorientasi pada kesejahteraan anggota keluarga dan masyarakat secara umum, dan sangat penting mengingat dua tahun ini, Pandemi Covid-19 telah meluluhlantahkan setiap sendi kehidupan termasuk mental dan perekonomian yang meninggalkan jejak kesedihan,” paparnya.

Untuk itu lanjutnya, sebagai salah satu organisasi perempuan terbesar yang memiliki keanggotaan sekira 4 juta di seluruh Indonesia, akan mampu memposisikan diri sebagai mitra strategis bagi pemerintah khususnya implementasi program, baik di bidang ekonomi sosial budaya yang mengacu pada rencana aksi nasional.

“Serangkaian kegiatan ini, dilaksanakan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) DWP ke-22, yaitu kegiatan bakti sosial dan pelatihan menjaga kesehatan mental,” terangnya.

Sementara, Sekertaris Kabupaten (Sekkab) Majene Ardiansyah juga menyampaikan apresiasi yang tulus kepada DWP Persatuan Majene.

“Angka 22 sangat spesial. Sebelumnya gabungan organisasi perempuan juga melaksanakan hari ibu di tanggal 22, kemudian DWP yang telah berada diangka 22 dan faktanya pada tanggal 22 juga Ketua DWP Majene Ibu Sumiyati merayakan hari kelahirannya,” urainya.

Ia berharap, DWP Majene tetap eksis dan tidak tunggal berkolaborasi dengan semua organisasi terutama Pemerintah Daerah (Pemda). “Saat ini Pemda masih memikirkan persoalan stunting, kemiskinan termasum kekerasan perempuan dan anak, semua itu masih menjadi pekerjaan rumah yang tidak mungkin dikerjakan sendiri tanpa bantuan, mari bekerja sama mewujudkan visi misi Pemda, terkhusus peran perempuan,” ajaknya.

Dalam HUT DWP ke-22, setelah penyerahan penghargaan E-Reporting dilanjutkan pengundian lima hadiah menarik berupa setrika, kompor gas, kipas angin dan satu unit sepeda motor matic. Undian ini diperuntukan bagi masyarakat Majene yang telah di vaksin.

Hadir dalam HUT DWP, Ketua DPRD Majene, Dandim 1401, Kapolres Majene, para Staf Ahli, Asisten Setda Majene, para Camat dan Lurah, Ketua TP-PKK Majene, Ketua Persit, Ketua Bhayangkari Majene, Adhikyas Dharmakarini, serta para pengurus dan anggota DWP Majene.(Rzh)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.