Guru-Kepala Madrasah Gelar AKGTK

Guru-Kepala Madrasah Gelar AKGTK

Majene, Terassulbar.com – Para guru dan Kepala Sekolah jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Majene, menggelar kegiatan Asesmen Kompetensi Guru Tenaga Kependidikan (AKGTK), di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Majene, Minggu (18/12/2021).

Kegiatan AKGTK ini, di ikutin sedikitnya 40 orang guru Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Kepala Sekolah Madrasah di sejumlah Sekolah jajaran Kemenag Majene, baik Sekolah swasta maupun Sekolah Negeri.

“Kegiatan AKGTK ini, semestinya digelar pada bulan kemarin, namun karena ada sedikit kesalahan teknik Kantor Pusat, sehingga baru dapat dilaksanakan pada bulan ini,” terang Abdul Jalal Proktor AKGTK.

Dijelaskan, setiap peserta mendapatkan waktu sekitar 20 menit untuk menyelesaikan sebanyak 60 soal berupa pilihan ganda. “Jadi tujuan kegiatan AKGTK untuk menguji kemampuan atau pemetaan kompetensi guru dan Kepala Sekolah,” ujarnya.

Jalal menguraikan, soal pilihan ganda untuk para peserta tentunya berdasarkan dengan guru Mata Pelajaran (Mapel). “Contohnya, kalau guru matematika, ya tentu soalnya matematika, guru bahasa Indonesia, soalnya bahasa Indonesia begitu juga dengan guru Mapel lainnya,” ulasnya.

Sementara soal untuk para Kepala Sekolah Madrasah lanjutnya, terkait manajerial tentang tindakan-tindakan yang akan dilakukan untuk kebutuhan sekolah. “Jadi kegiatan AKGTK ini, digelar di seluruh Indonesia yang dilaksanakan Dirjen Pendidikan Kemenag RI,” ungkap Abdul Jalal.

Ia menuturkan, kegiatan AKGTK untuk memperoleh informasi tentang gambaran umum kompetensi guru, kepala dan pengawas madrasah sesuai standar yang ditetapkan, mendapatkan peta sebaran dan kompetensi dan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan pembinaan profesional guru, kepala dan pengawas madrasah dalam program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).

“Selain itu, tersusunnya instrumen asesmen kompetensi guru, kepala dan pengawas madrasah yang akan dijadikan rapor kompetensi sebagai acuan kepada semua pihak terkait dalam menyusun kebijakan pengembangan keprofesionalan guru, kepala dan pengawas madrasah,” pungkasnya.(Rzh)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.