Napsir Nakhodai Papdesi Majene

Napsir Nakhodai Papdesi Majene

Majene,Terassulbar.com – Pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) pembentukan pengurus Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi) Kabupaten Majene, digelar di ruang pertemuan Dapur Mandar Kecamatan Pamboang, Minggu (05/12/2021).

Dalam Muscab itu, Kepala Desa Balombong Kecamatan Pamboang Napsir terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Papdesi Majene dan Kepala Banua Sendana Kecamatan Sendana Ruslan Said sebagai Sekretaris Papdesi Majene periode 2021-2026.

Setelah diawali dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya diteruskan pembukaan Muscab Papdesi Majene dari Camat Pamboang Albar Mustar, dihadiri Danramil Pamboang Ardan Nyampa serta sejumlah Kepala Desa se-Majene.

Camat Pamboang Albar Mustar dalam arahannya, Papdesi hadir di Majene dengan membawa visi misi Membangun dan Mensejahterakan Masyarakat Desa. “Saya berharap, kepada organisasi Papdesi dan Apdesi untuk mensinkronisasikan dan bersinergi dalam program kerja dengan satu tujuan, wadah boleh beda tapi tujuan tetap sama,” paparnya.

Ia mengingatkan, kepada para Kades bahwa Pemerintah Desa (Pemdes) tetap akan menjadi ujung tombak pembangunan di wilayahnya. “Ini juga merupakan tantangan sekaligus peluang kita untuk memaksimalkan potensi dan anggaran yang ada,” sebutnya.

Peluang yang dimaksud lanjut Albar, secara geografis bahwa wilayah Sulbar sangat dekat dengan Ibukota Negara di Kalimantan yang tentunya segala kebutuhan konsumsi Pemerintah Pusat nantinya akan lebih dekat mensuplai. “Dengan geografis inilah sehingga kita bisa bersaing dengan daerah tetangga kita, dan contoh secara singkat, kita sudah menang di transportasi karena lebih dekat,” ulasnya.

Sementara, Ketua Papdesi Majene Napsir menjelaskan, pembentukan Papdesi berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-0052531.AH.01.07.TAHUN 2016 Tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Papdesi.

Pembentukan Papdesi sambungnya, dalam menyamakan persepsi dan menyatukan langkah guna mewujudkan cita-cita mulia berupa kemajuan serta kemandirian desa, sesuai Nawa Cita Presiden Republik Indonesia.

“Desa, dengan segala kelebihan dan keanekaragaman yang dimiliki, merupakan pesona yang tak sepatutnya di lupa, karena desa, mempunyai noktah merah sejarah yang telah dinobatkan keberadaannya jauh sebelum republik ini berdiri,” ungkapnya.

Dikatakan, ayunan langkah juang dalam memperjuangkan hak-hak desa, terus bergelora menyulut api pergerakan, hingga lahirnya Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa, menjadi jalan sejarah yang tak pernah lekang digerus peradaban.

“Sudah sepatutnya, seluruh komponen bangsa untuk memberikan perhatian dengan seksama kepada desa. Sebab dengan jumlah lebih dari 74.000 yang tersebar di penjuru tanah air, desa dapat menjadi wajah bangsa yang indah nan mempesona,” paparnya.

Tak hanya itu, tradisi sosial masyarakat desa yang masih mengedepankan nilai-nilai kegotong-royongan, kesederhanaan, kesahajaan serta keramahan, menjadikan desa sebagai komponen yang paling berpotensi dalam melakukan upaya pembangunan yang jujur, transparan dan jauh dari kejahatan korupsi.

“Spirit di atas, Papdesi lahir menjadi manifestasi bersatunya seluruh komponen penggiat desa, untuk melebur dan berserikat dalam satu ikatan guna mewujudkan cita-cita bersama menjadikan desa sebagai ujung tombak bangkitnya kejayaan bangsa,” urainya.

Ia menambahkan, Papdesi merupakan sebuah upaya penyamaan persepsi dan penyelarasan langkah, yang dibingkai dengan legalitas, visi misi dan program kerja nyata untuk bersama dengan Pemerintah melakukan akselerasi pembangunan serta mengupayakan pemerataan perekonomian menuju satu desa, satu unggulan, bermartabat dan berkesinambungan.

“Papdesi dapat menjadi rumah besar dalam memperjuangkan hak, merangkum aspirasi serta peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia dan sistem tata kelola yang kredibel dan profesional. Melalui semangat persatuan senasib dan seperjuangan, kita wujudkan masyarakat desa yang adil dan sejahtera menuju Indonesia yang Bermartabat,” tambahnya.(Rzh)

 

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.