SDK: Bimtek Perlu Bagi Peternak untuk Tingkatkan Hasil Produksi dan SDM

SDK: Bimtek Perlu Bagi Peternak untuk Tingkatkan Hasil Produksi dan SDM

Majene, Terassulbar.com – Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi Partai Demokrat, Suhardi Duka (SDK) melaksanakan bimbingan teknis (bimtek) peningkatan manajemen peternakan dan kesehatan hewan di Desa Adolang Dhua, Kecamatan Pamboang, Majene, Minggu (24/10/2021).

Bimtek ini yang dilaksanakan dengan bekerjasama Kementerian Pertanian diikuti sekitar 60 orang pelaku usaha ternak yang berasal dari tiga desa, yakni Desa Adolang Dhua, Banua Adolang dan Tinambung.

Ditemui usai membuka bimtek, SDK mengatakan, tujuan utama dari bimtek ini agar para peternak dapat meningkatkan sumber daya manusia (SDM) mereka. Bintek ini juga dimaksudkan agar para peternak yang nantinya akan menerima bantuan sudah siap mengelolanya.

“Jangan sampai kita kasih bantuan tapi dia (peternak) tidak bisa kelola, dengan demikian kita kasih bimbingan teknis dahulu baru kita turunkan bantuan dengan demikian mereka siap,” kata SDK.

Karena menurut SDK, berternak itu tidak hanya persoalan merawat dan menjual hewan ternak saja. Karena itu, bimtek ini dinilai sangat penting untuk meningkatkan nilai ekonomis masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup sebagai peternak hewan.

“Sebenarnya ada nilai tambah yang bisa mereka kelola dan itu juga terpengaruh terhadap lingkungan,” ujar SDK.

Sedangkan, Kepala Balai Veteriner Banjarbaru, Putut Eko Wibowo sependapat dengan SDK, menurutnya, Kementerian Pertanian seringkali memberikan bantuan kepada masyarakat tanpa adanya bimbingan. Hal itu menurutnya menjadikan bantuan yang diberikan kadang menjadi sia-sia, karena tidak berhasil.

“Karena masyarakat hanya menerima, tetapi secata tekhnis mereka belum paham. Karena itu kita coba untuk sinergikan antara bantuan dengan bimbingan,” jelas Putut Eko.

Karena itu, Kementerian Pertanian menurut Putut Eko mengadakan bimtek kepada masyarakat yang akan menerima bantuan agak tidak lagi gagal dalam mengelola bantuan itu. Bimtek itu juga dimaksudkan agar produksi masyarakat dapat lebih meningkat.

“Tentunya bimbingan perlu kita berikan untuk meningkatkan produksi,” tutup Putut Eko. (aru)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.